Sempet miris ngeliat keadaan Jakarta saat ini. Banjir
dimana-mana, polusi parah, rumah numpuk+padat. Gak heran si kalo Jakarta jadi
panas. Tapi, dibalik itu semua banyak kisah yang mungkin ga luput dari
pandangan kita. Ini cuma sekedar opini & sepenglihatan gue doang ya…
-_-v kayanya orang-orang Betawi, yang merupakan penduduk
asli Jakarta mulai tergusur ya? Banyak dari mereka yang menjual tanahnya &
sekarang cuma punya tempat tinggal
seadanya. Miris gua sebagai anak Betawi T__T. Tapi, itu cuma sekedar opini gue
doang kok. Dan bukan itu yang ingin gua bahas pada tulisan gua kali ini. Ini
soal budaya kita!
Belum lama ini gua ngeliat pertunjukan adat Betawi di daerah Jakarta-Utara. Gue sempet prihatin ngeliat pemain tanjidornya orang-orang yang udah lanjut umur. Gue nanya alesannya sama sepupu gue kenapa pemainnya orang-orang tua. Mungkin dia juga penasaran & dia nanya ke salah satu pemainnya. Jawabannya begini.
“Ya emang mao siapa yang maen? Emang tinggal ini orangnya.”
Jadi,katanya udah gada lagi anak-anak mudanya yang nerusin. Aduuhhh…. Bisa punah deh lama-lama kalo begini.
Belum lama ini gua ngeliat pertunjukan adat Betawi di daerah Jakarta-Utara. Gue sempet prihatin ngeliat pemain tanjidornya orang-orang yang udah lanjut umur. Gue nanya alesannya sama sepupu gue kenapa pemainnya orang-orang tua. Mungkin dia juga penasaran & dia nanya ke salah satu pemainnya. Jawabannya begini.
“Ya emang mao siapa yang maen? Emang tinggal ini orangnya.”
Jadi,katanya udah gada lagi anak-anak mudanya yang nerusin. Aduuhhh…. Bisa punah deh lama-lama kalo begini.
Sampe otw pulang, gua bahas
masalah tuh terus sama sodara gue. Nah kebetulan tetangga gue ada yg hajatan.
Sepupu gue ngusulin gimana kalo pestanya manggil kebudayaan Betawi, berhubung
yang kawinan juga orang Betawi hehe..
Untungnya calon pengantinnya setuju, dia pengen manggil ondel-ondel. Akhirnya dipanggil deh ondel-ondel. Ternyata, warga antusias abis untuk menontonnya, terlebih anak-anak. Kayanya ini yang dirinduin sama warga, karena ini sudah jarang terlihat. Inilah kebudayaan asli bangsa kita yang sudah hampir hilang dari pandangan kita. Tugas kita semua untuk menjaga semua ini. Bukan cuma kebudayaan Betawi, tetapi semuanya. Semua kebudayaan kita, kebudayaan Indonesia. Nih momen-momen yang sempet gua abadikan
Untungnya calon pengantinnya setuju, dia pengen manggil ondel-ondel. Akhirnya dipanggil deh ondel-ondel. Ternyata, warga antusias abis untuk menontonnya, terlebih anak-anak. Kayanya ini yang dirinduin sama warga, karena ini sudah jarang terlihat. Inilah kebudayaan asli bangsa kita yang sudah hampir hilang dari pandangan kita. Tugas kita semua untuk menjaga semua ini. Bukan cuma kebudayaan Betawi, tetapi semuanya. Semua kebudayaan kita, kebudayaan Indonesia. Nih momen-momen yang sempet gua abadikan

.
Kita sama-sama lestarikan dengan cara yang kita bisa. Mungkin dengan belajar kebudayaan yang sesuai dengan keinginan kita. Atau dengan cara menghadiri pertunjukan budaya yang ada. Dengan begitu kita bisa membantu senimannya, sehingga mereka bisa terus mengembangkan budaya kita, budaya Indonesia. Kita kurangi juga segala kebudayaan yang berbau barat, khususnya yang gak sesuai dengan nilai & norma-norma bangsa kita. Karena perlahan-lahan semua itu bisa menghancurkan bangsa ini. Mungkin sebenernya inilah yg namanya iluminati wkwk.
Ayo coy! Kalo bukan kita
siapa yang bakal memperjuangkan bangsa ini. Ini bukan soal menjadi pahlawan.
Ini soal balas budi karena kita udah menikmati tanah & air di negri ini.
Terus berfikir positif terhadap apapun yang terjadi & kurangi emosi. Karena
itu virus yang merusak persatuan bangsa kita. Kita pasti jadi Negara yang kuat
kalo kita bersatu guys. Karena sebenernya kita saling melengkapi satu sama
lain. Mending kita pelajarin budaya kita, daripada nanti diambil lagi sama ‘tetangga’. Nah kalo udah diambil baru
dah kita marah-marah. So, sebelum diambil kita lestarikan budaya kita.
Okelah, ini yang
selama ini ada di pikiran gua & gua coba sampein ke temen-temen gua. Karena
gua takut lupa so, gua tulis di blog ini. Ini cuma opini, jadi gua mohon maaf
sebesar-besarnya kalo banyak kata & kalimat yang salah. Ayo guys, kita satu
bangsa-satu ikatan kita bangun sama-sama bangsa ini. Gua yakin para pembaca
adalah orang-orang yang berfikir positif & menerima segala pendapat. Terima
kasih banyak atas waktunya mendengarkan cerita gue semoga kita terus bisa
memberikan yang terbaik untuk negri ini.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar